โ† Kembali

๐Ÿ“ Rumus Dasar Listrik

Hukum Ohm, Daya & Energi

1. Lambang & Satuan

V = Tegangan  โ†’ Volt (V)

I = Arus       โ†’ Ampere (A)

R = Hambatan โ†’ Ohm (ฮฉ)

P = Daya      โ†’ Watt (W)

W = Energi   โ†’ Wattdetik / Watjam (Wh)

t = Waktu     โ†’ Detik / Jam

2. Hukum Ohm โ€” Dasar Utama

V = I ร— R

Tegangan sama dengan Arus dikali Hambatan

I = V รท R

Arus sama dengan Tegangan dibagi Hambatan

R = V รท I

Hambatan sama dengan Tegangan dibagi Arus

๐Ÿ“ Contoh:
Lampu dipasang pada tegangan 220 Volt, hambatannya 1100 Ohm. Berapa besar arus yang mengalir?
I = 220 รท 1100 = 0,2 Ampere

3. Daya Listrik (P)

Menunjukkan seberapa besar energi yang dipakai oleh alat listrik setiap detik.

P = V ร— I

Daya sama dengan Tegangan dikali Arus

Bentuk lain yang diturunkan dari Hukum Ohm:

P = Vยฒ รท R   atau   P = Iยฒ ร— R
๐Ÿ“ Contoh:
Setrika listrik pada tegangan 220 Volt menarik arus 3 Ampere. Berapa dayanya?
P = 220 ร— 3 = 660 Watt

4. Energi Listrik (W)

Menghitung jumlah total energi listrik yang dipakai selama waktu tertentu.

W = P ร— t

Energi sama dengan Daya dikali Waktu pemakaian

Satuan yang dipakai: Watjam (Wh) โ€” dibagi 1000 menjadi kilowatjam (kWh), sama seperti yang tertera pada meter listrik PLN di rumah.

๐Ÿ“ Contoh:
Lampu 20 Watt menyala terus selama 8 jam dalam sehari. Berapa energi yang dipakai?
W = 20 ร— 8 = 160 Wh = 0,16 kWh

5. Menghitung Biaya Listrik

Digunakan untuk memperkirakan besar tagihan listrik yang akan diterima dari PLN setiap bulan.

Biaya = Jumlah kWh ร— Tarif per kWh
๐Ÿ“ Contoh:
Tarif listrik Rp 1.444 untuk setiap kWh. Pemakaian lampu tadi sebesar 0,16 kWh:
Biaya = 0,16 ร— 1.444 = Rp 231,04 untuk setiap hari

6. Rangkaian Seri dan Paralel

Rangkaian Seri โ€” semua alat tersambung dalam satu jalur berurutan:

โ€ข Arus yang mengalir sama besar di setiap alat: Iโ‚ = Iโ‚‚ = Iโ‚ƒ

โ€ข Tegangan dibagi di setiap alat, dijumlahkan menjadi tegangan total: Vโ‚œโ‚’โ‚œโ‚โ‚— = Vโ‚ + Vโ‚‚ + Vโ‚ƒ

โ€ข Hambatan total dijumlahkan: Rโ‚œโ‚’โ‚œโ‚โ‚— = Rโ‚ + Rโ‚‚ + Rโ‚ƒ


Rangkaian Paralel โ€” setiap alat punya jalur tersendiri:

โ€ข Tegangan sama besar di setiap alat: Vโ‚ = Vโ‚‚ = Vโ‚ƒ

โ€ข Arus dibagi ke setiap jalur, dijumlahkan menjadi arus total: Iโ‚œโ‚’โ‚œโ‚โ‚— = Iโ‚ + Iโ‚‚ + Iโ‚ƒ

โ€ข Semakin banyak alat ditambahkan, hambatan total justru makin kecil

๐Ÿ’ก Semakin banyak alat dipasang secara paralel dalam satu jalur, hambatan makin turun sehingga arus yang ditarik makin besar. Pastikan ukuran kabel cukup besar untuk menampung arus tersebut!
๐Ÿงฎ Buka Halaman Hitung Rumus Listrik