Kemampuan bahan menahan beban tanpa patah atau berubah bentuk secara permanen.
Ketahanan bahan terhadap lekukan, goresan, atau penetrasi benda lain.
Sifat bahan yang dapat kembali ke bentuk semula setelah gaya yang diberikan dilepaskan.
Sifat bahan yang tetap pada bentuk barunya setelah diubah oleh gaya luar.
Penurunan kekuatan bahan karena menerima beban berulang-ulang dalam waktu lama.
Perusakan logam akibat reaksi kimia dengan lingkungan, contoh yang paling umum adalah karat.
Gaya dalam yang terjadi di setiap satuan luas penampang bahan saat menerima beban.
Perubahan bentuk atau ukuran bahan dibandingkan dengan ukuran aslinya saat diberi beban.
Proses pemanasan logam hingga suhu tertentu lalu didinginkan secara perlahan. Tujuannya supaya logam tidak terlalu keras, lebih lentur, dan tidak mudah patah.
Pemanasan logam lalu didinginkan dengan cepat, biasanya dengan dicelupkan ke air atau minyak. Hasilnya logam menjadi lebih keras dan kuat.
Proses pemanasan ulang logam yang sudah dikeraskan dengan suhu lebih rendah. Tujuannya mengurangi kerapuhan sekaligus mempertahankan kekerasannya.
Proses mendinginkan logam panas dengan cepat menggunakan air, minyak, atau udara bertekanan. Bagian dari proses pengerasan bahan.
Pemanasan ringan untuk menghilangkan tegangan sisa di dalam bahan akibat pengelasan, pemotongan, atau pembentukan. Supaya bahan tidak mudah retak di kemudian hari.
Alat ukur presisi untuk mengukur panjang, diameter luar, diameter dalam, dan kedalaman benda.
Alat ukur ketebalan atau diameter benda yang sangat kecil dengan tingkat ketelitian lebih tinggi dari jangka sorong.
Alat yang digunakan untuk mengukur besar sudut antara dua garis atau permukaan.
Proses menyesuaikan atau memeriksa ketepatan alat ukur agar hasil pengukurannya akurat dan benar.
Metode pemeriksaan untuk mendeteksi retakan halus yang terbuka di permukaan benda dengan menggunakan cairan khusus.
Cairan berwarna putih yang berfungsi menarik cairan penetran dari dalam retakan keluar ke permukaan agar terlihat jelas.
Pengujian untuk mengetahui tingkat kekerasan suatu bahan dengan cara memberikan tekanan benda penekan ke permukaannya.
Pengujian dengan menarik benda sampai putus untuk mengetahui kekuatan dan kelenturan bahan.
Dokumen berisi gambar, ukuran, dan keterangan lengkap cara membuat atau merakit suatu benda. Pedoman utama dalam pengerjaan teknik.
Batas penyimpangan ukuran yang masih diperbolehkan saat pembuatan. Misal: 10 mm ± 0,1 mm artinya hasil antara 9,9 mm sampai 10,1 mm masih diterima.
Proses membentuk benda dengan menuang bahan cair atau lunak ke dalam cetakan lalu dibiarkan mengeras.
Proses menuang logam cair ke dalam rongga cetakan lalu didinginkan hingga menjadi padat dan berbentuk sesuai cetakan.
Proses pembuatan barang dengan cara memotong, membentuk, merakit, dan menyambung bahan yang sudah tersedia.
Proses membentuk benda padat dengan cara mengikis atau membuang bagian yang tidak diinginkan menggunakan mesin perkakas.
Proses penyambung dua benda logam dengan cara memanasi sambungan hingga kedua bahan menyatu menjadi satu kesatuan.
Metode penyambungan komponen menggunakan logam penempel yang memiliki titik lebur lebih rendah dari benda yang disambung.
Proses membentuk logam dengan cara memukul atau menekan, biasanya dilakukan saat logam dalam keadaan panas agar lebih mudah dibentuk.
Tahap akhir pembuatan yang bertujuan menghaluskan permukaan, melindungi dari kerusakan, dan memperindah tampilan benda.
Kegiatan menyusun dan menyambung bagian-bagian komponen menjadi satu kesatuan produk yang utuh dan berfungsi.
Melepas dan memisahkan bagian-bagian suatu barang untuk diperbaiki, diperiksa, atau diganti komponennya.
Batang silinder yang berputar berfungsi meneruskan tenaga putaran dari satu bagian ke bagian lain.
Komponen berbentuk roda dengan gigi di pinggirannya, berfungsi meneruskan putaran serta mengubah kecepatan dan arah putaran.
Komponen penyangga poros yang memungkinkan poros berputar dengan halus serta menahan beban yang bekerja pada poros.
Alat penghubung yang dipasang di antara dua ujung poros agar keduanya berputar bersama-sama sebagai satu kesatuan.
Ukuran kemampuan gaya untuk memutar atau mengubah kecepatan putar suatu benda terhadap titik porosnya.
Besaran yang menyatakan seberapa cepat suatu mesin dapat melakukan usaha atau menghasilkan energi, biasanya diukur dalam satuan Watt.
Perbandingan antara hasil kerja yang berguna dengan energi yang dikeluarkan untuk menghasilkan kerja tersebut.
Gaya yang muncul di antara dua permukaan yang saling bersentuhan dan bergerak relatif satu sama lain, arahnya selalu melawan arah gerak.
Menggunakan tekanan cairan untuk menggerakkan atau mengangkat beban berat. Prinsipnya: gaya kecil diubah menjadi gaya yang sangat besar. Contoh: dongkrak mobil, alat berat.
Menggunakan tekanan udara bertekanan untuk menggerakkan mesin atau alat. Lebih aman, bersih, dan cepat dibanding hidrolik tapi kurang kuat. Contoh: bor angin, rem truk.
Benda bertambah ukurannya saat dipanaskan dan menyusut saat didinginkan. Harus diperhitungkan supaya rangka atau sambungan tidak melengkung atau patah.
Gerakan bolak-balik yang terjadi pada mesin yang berputar atau bekerja. Getaran berlebih bisa merusak komponen, jadi harus dikurangi dengan bantalan peredam.
Hilangnya bagian permukaan benda karena bergesekan terus-menerus. Penyebab utama mesin lama-lama jadi tidak presisi dan harus diganti komponennya.
Bahan yang sulit atau tidak dapat menghantarkan arus listrik maupun panas, digunakan untuk melindungi dan memisahkan bagian bertegangan.
Bahan yang mudah menghantarkan arus listrik maupun panas, biasanya terbuat dari logam seperti tembaga atau aluminium.
Sistem penghubung antara bagian logam peralatan listrik ke tanah, berfungsi menyalurkan arus bocor ke tanah sehingga melindungi pengguna dari sengatan listrik.
Zat yang dimasukkan di antara dua permukaan yang saling bergesekan untuk mengurangi gesekan, panas, dan keausan. Contoh: oli, gemuk.
Pemberian bahan pelumas seperti oli atau gemuk di antara permukaan yang bergerak untuk mengurangi gesekan dan mencegah keausan.
Kegiatan pengecekan, pembersihan, dan perbaikan rutin yang dilakukan agar mesin atau peralatan tetap berfungsi baik dan awet dipakai.