Urutan jalur dari tiang PLN sampai ke lampu & colokan:
Penjelasan tiap bagian:
• Meteran — mencatat pemakaian energi kWh
• MCB Utama — memutus seluruh listrik rumah
• MCB Cabang — memisahkan jalur agar jika satu bermasalah, yang lain tetap nyala
• Jalur — kabel menuju lampu, stop kontak, dll
Tidak disatukan semua — dibagi agar aman & mudah diperiksa:
Cara umum pembagian:
💡 Jalur 1 — Penerangan seluruh rumah
🔌 Jalur 2 — Stop Kontak ruang tengah & kamar
❄️ Jalur 3 — Khusus AC, pompa, pemanas (daya besar)
🔋 Jalur 4 — Cadangan / luar rumah
Semua lampu & stop kontak di rumah dipasang PARALEL, BUKAN seri.
Artinya:
✅ Masing-masing punya jalur sendiri dari kotak pembagi
✅ Nyalakan/matikan sendiri-sendiri, tidak mengganggu yang lain
✅ Tegangan sama 220V di setiap titik
❌ Bukan disambung berjejal — kalau satu putus semua mati
Di kotak saklar / stop kontak ada 3 jenis kabel yang dipasang:
🟤 Fasa (Cokelat/Merah)
Dari MCB ➜ saklar ➜ alat. Ini yang diputus oleh saklar.
🔵 Netral (Biru/Hitam)
Langsung ke alat, TIDAK lewat saklar. Semua netral disatukan di kotak sambungan.
🟡🟢 Arde (Kuning-Hijau)
Disatukan ke badan logam alat, ke batang tanah. Tidak membawa arus biasa — hanya saat bocor.
Kabel tidak disambung sembarangan di dinding — pakai kotak tertutup:
✓ Sambungan kabel hanya di dalam kotak
✓ Kencangkan baut dengan kuat — kendor = panas = bahaya
✓ Kabel masuk pipa — tidak terlihat, aman, awet
✓ Warna kabel konsisten — jangan campur aturan
✓ Tandai MCB cabang — tahu mana yang mana
Sebelum menyalakan listrik permanen, periksa dulu:
✓ Fasa ke saklar — benar, bukan ke netral
✓ Tidak ada kabel yang bersentuhan antar Fasa-Netral
✓ Arde tersambung & menempel baik
✓ MCB mati saat ada korslet — coba tes
✓ Tidak ada sambungan kendor atau terbuka